Gisel Tersangka Atas Video 19 Detik Viral Di Media Sosial Bersama Inisial MYD

Atas kasu video viral 19 detik yang beredar luas di media sosial Gisel Aanatasia menjadi tersangka, kasus video ini berkonten dewasa.

Setelah kepolisian melakukan gelar 2 kali perkara, yang merupakan seorang artis yang terkenal dan mantan isitri Gading martin, dan menjadi setatus tersangka di tetapkan.

“ini lah hasil gelar perkara yang di lakukan kemarin, menaikan setatus yang tadinya saksi terhadap GA, sebagi tersangka”. ujarnya Kabib Husen Polda Meto Jaya pada selas 29/12/2020.

Di dalam kasasus Video viral 19 detik ini bukan hanya Gisel Anatasia, ada seatu orang yang di jadi kan tersangka yang inisial MYD, sebagai tersangaka dan siapakah MYD.

Pengakuan gisel tentang videonya yang viral, setelah penetapan Gisel dan MYD sebagi tersangka setelah keduanya telah melakukan hubungan dewasa,

Atas kasus Video Twiter gisel Viral jadi bahan perbincangan para netizen, dan Video Gisel viral ini yang beredar luas di media sosial pada 06 November 2020.

Berikut sejumlah rangkuman Fakta yang disampakan oleh kepolisian terkaiat penetapan tersanka kepada Gisel dan MYD. yang di lansir dari kompas.com.

Polisi memanggil Gisel dalam dua kesempatan berbeda selama penyelidikan kasus video syur berdurasi 19 detik tersebut.

Menurut polisi, Gisel mengakui bahwa pemeran wanita di video tersebut adalah dirinya.

“Saudari GA mengakui bahwa memang video yang ada itu atau yang beredar di medsos adalah dirinya sendiri,” kata Yusri.

Yusri memaparkan, pengakuan Gisel sekaligus menguatkan hasil penelitian ahli forensik dan ahli teknologi informasi yang dimintai keterangan oleh penyidik sebelumnya.

“Saudari GA mengakui, kuatkan ahli forensik dan ahli IT yang ada,” ucap Yusri.

Dari pengakuan Gisel pula diketahui bahwa video tersebut ia buat di salah satu hotel di Kota Medan, Sumatera Utara, pada 2017.

“(Dibuat) di salah satu hotel di Medan,” katanya.

Selain itu, Yusri juga mengungkapkan motif di balik keputusan Gisel dan MYD merekam adegan seks mereka.

“Kalau ditanya motif (merekam adegan), alasannya untuk dokumentasi pribadi,” ujar Yusri.

Sejauh ini, polisi baru menangkap dua orang berinsial PP dan MN yang diketahui merupakan penyebar video secara masif di media sosial.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *